Rabu, 07 Oktober 2026

Bait. Pulang menuju pulang.

Bait.

Padahal mungkin belum ke sana, atau baru sekali, atau dua kali, atau mungkin lebih, tetapi kenapa kerinduan itu begitu hebat hingga menyesakkan dada. Mungkin itulah arti dari rumah, sesuatu yang  menggenggam hati kita begitu lembut namun erat. Kerinduan yang benar-benar ada dengan kualitas dan kuantitas yang lebih dari sekadar luar biasa namun tak pernah disadari. Sesuatu yang benar-benar memberi arti bahwa inilah Pulang. Pulang yang bukan hanya mengelukan tetapi juga menggetarkan, menggetarkan bibirmu. Pulang yang menggetarkan hatimu. Pulang yang membuat lakrimalmu menyapa penuh khusyuk. Pulang yang bukan menyenangkan tetapi menenangkan. Pulang yang benar-benar pulang. Pulang di dalam seluas fana.


Kemudian dari pulang menuju pulang.


Ada saatnya entah seberapa lama kamu berdiri di depan pintu, entah seberapa pelan ataupun kencang engkau mengucapkan salam, entah seberapa pelan, sopan atau kencang engkau mengetuk pintu, kamu tak akan pernah ada di dalam. Tak akan pernah. Kamu tak akan pernah. Kamu akan selalu di tempatmu. Tanpa banyak tanya namun hanya. Tugasmu, hanyalah mengucapkan salam. Mengucapkan salam.


Namun lebih dari sekadar adakalanya, kamu tak perlu berdiri di depan pintu, kamu tak perlu mengucapkan salam, kamu tak perlu mengetuk-ketuk pintu, tak perlu, karena sejatinya, kamu tak pernah kemana-mana, kamu selalu ada di tempatmu, kamu selalu ada di dalam, di tempatmu, dan ketika kamu mengucapkan salam, kamulah yang akan menjawab salam itu, kamulah yang yang membuka pintu itu, kamulah salam itu. Kamulah isi dari rumah itu. Kamulah rumah itu. Dan ini adalah satu yang selalu kamu sebut rumah.

Baca Selengkapnya...

Kamis, 31 Desember 2020

Mutiara

Jadilah engkau mutiara.
Meski dilempari ke dalam lumpur,
Kau tetap mutiara.
Satu yang mempunyai makna.

Terimakasih, Engkau Yang Merajai Seluruh Alam Semesta..
Baca Selengkapnya...

Selasa, 31 Desember 2019

Menjadi Manusia

Memaafkanmu, memaafkanku. Menyelamatkanmu, menyelamatkanku. Begitulah Tuhan menitipkan sifat ke-Tuhanan kepada manusia.
Baca Selengkapnya...

Selasa, 14 Agustus 2018

The Lone Place

Ya Rabbi, Yang Maha Membolak-balikkan hati. Sungguh kami tak berdaya menentukan apa yang terbaik bagi kami.
Untuk itu kami mohon, ya Rabb. Tetapkanlah hati kami pada satu yang menurutMu ialah yang terbaik bagi agama-Mu, bagiMu kepada kami, ya Rabb.
Kami mohon, Ya Rabb, kami mohon janganlah engkau biarkan kami salah hanya karena kebencian kami, ya Rahman dan jangan pula engkau membiarkan kami salah hanya karena kesukaan kami, ya Rahim.
Kami mohon kepadaMu, Ya Akbar. Berikan kami petunjuk. Ya Rabbi, Engkaulah satu-satunya dan sebaik-baiknya Pemberi petunjuk pada setiap jiwa yang hatinya ada di dalam genggamanMu.
Sungguh kami tak mampu melihat apa yang mampu Engkau lihat, Ya Rabb.

Kami mohon,
Pegangilah tangan-tangan kami. Tuntunlah langkah-langkah kami. Satukanlah hati-hati kami. Janganlah engkau cerai-beraikan hati-hati kami. Hanya kepadamu tempat kami meminta dan memohon. Sungguh engkaulah satu-satunya tempat kami berpasrah atas setiap urusan kami.
Terimakasih, Ya Rabb.

وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّـهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ ( QS 2 : 216)
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 07 Juli 2018

Door of Sky

I'm really sure

No one can keep promise more than You.
So I ask you to let me knock on the door of the sky by knocking the door of His heart.
Baca Selengkapnya...

Kamis, 29 Maret 2018

Kau Tak Dapat Menenangkan Badai

Kau tak dapat menenangkan badai
Itu bukan kemampuan kita
Itu adalah irama Tuhan
Kamu hanya perlu berdoa
Kamu hanya perlu yakin
Kamu hanya perlu tahu waktu yang tepat untuk berlayar
Dan jikapun kamu berlayar dan terperangkap badai,
Kamu hanya perlu berdoa
Kamu hanya perlu yakin
Pelayaran itu memang untuk-Nya
Dan jikapun kamu mati ketika berlayar
Kamu mati dalam keadaan mengalimatkan nama-Nya di dalam dirimu.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 17 Februari 2018

Selamat Datang

Terimakasih.
Terimakasih untuk lembut dan hangat sambutan "Selamat Datang"mu.
Terimakasih..
Baca Selengkapnya...

Rabu, 14 Februari 2018

Menjadi Petarung Sepertimu

Aku ingin menjadi Petarung sepertimu, Tuan.

Terimakasih untuk telah, sedang dan akan terus menunjukkan kepada kami cara menghadapi luka dan bahagia dengan senyuman.

Engkau benar menjadi Pemenang Sejati tanpa perlu pengakuan.

terimakasih,
Terimakasih..
Baca Selengkapnya...

Senin, 08 Januari 2018

Menujumu MenujuMu

Tiap langkahku ialah jalan menujumu menujuMu..

Baca Selengkapnya...

Minggu, 08 Januari 2017

Ku MemintaMu Memintamu

Tuhan, jika dia ialah seseorang yang Engkau takdirkan menjadi Wanita Teranggun di dalam Catatan Takdirku,

Maka aku memintaMu,

Dekatkanlah, Mudahkanlah
Lingkup dan Lengkapilah dengan CintaMu..


Dan jika bukan dia,

Maka aku memintaMu,

Pisahkanlah kami dengan caraMu yang Paling Lembut..

Baca Selengkapnya...

Rabu, 11 Mei 2016

One And Only, Amazing Script Writer. Sure On Him.


حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير

Baca Selengkapnya...

Senin, 28 Maret 2016

Jingga

Jingga yang indah ialah ketika kamu berdoa dalam pelangi di dalam lapang penuh harap
Dan tak memaksa Tuhan untuk mengabulkan seperti apa yang kamu pinta
Kamu hanya tetap berdoa
Kamu yakin
Setiap perihal yang  menjadi takdir bagiNya di hari esok, takkan ada yang keliru

Kamu hanya tetap berdoa
Kamu yakin
Dia Ialah Pemilik jawaban terbaik untuk setiap doa yang diucapkan.
Baca Selengkapnya...

Menuju Sang Sempurna

 

Kau tak perlu menungguku berduka lalu kau terluka
Kau tak perlu menungguku bersuka lalu kau bercita
Cinta ialah setiap jengkal kegelisahan sekaligus ketabahan yang kau pertaruhkan dan pertautkan di atas bumi kesungguhan
Berlangit ketulusan
Lalu kau hidup di atasnya
Sekaligus di bawahnya
Dan hidup
Kau hidup
Kau hidup karena menghirup kesetiaannya yang mengudara di dalam angkasa yang maha puisi
Sungguh sejati
Meski kesejatian, tak pernah menunggumu berdiri lebih lama agar ia bermetamorfosa menuju Sang Sempurna.

*Pictured by Google.com
Baca Selengkapnya...

Jumat, 08 Januari 2016

Punyamu, Tetaplah Punyamu.

Punyamu, tetaplah punyamu. Namun, setidaknya, cobalah sesekali lihat sekelilingmu.

Seperti halnya kamu yang tak mampu hidup sendirian tanpa orang lain. Yang lain pun tak mampu hidup sendirian tanpa orang yang lainnnya lagi. Kemudian, bukanlah perihal yang tak mungkin bila orang lain bagi orang lain itu ialah kamu.

--
Tanpa disadari, ketika yang lain sedang mengeluarkan rupiah mereka mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk sekali makan di dalam sejuknya resto berbintang. Yang lainnya lagi tengah berjalan berjualan lima potong semangka untuk memperoleh sepuluh ribu rupiah di dalam derasnya sinar matahari.

~
Jika menemukan yang demikian, maka pintalah apa yang mereka jajai sesuai keikhlasanmu. Dengan cara yang seharusnya.
Mereka tidak sedang meminta.
Mereka lebih mulia, yang berjuang mempertahankan diri dari meminta-minta.
*tell to own self
~

Meskipun mungkin apa yang mereka jajai tidak penting bagimu, namun dipintanya olehmu atas apa yang mereka jajakan ialah begitu berarti bagi mereka.

Jika apa yang disuguhkan oleh mereka tak sanggup mencapai barisan kebutuhan-kebutuhanmu, setidaknya bawalah pulang kebahagiaan ke dalam rumahmu dengan menjadi saksi hidup atas kebahagiaan mereka membawa pulang lembaran-lembaran kebahagiaan ke dalam rumah mereka.

Jika apa yang ditawarkan oleh mereka tak mampu menjangkau deretan keinginan-keinginanmu, setidaknya bawalah pulang senyuman kedalam rumahmu dengan menjadi alasan atas senyuman mereka membawa pulang genggaman kemenangan ke dalam rumah mereka.
--

Punyamu, tetaplah punyamu. Namun, setidaknya, cobalah sesekali lihat sekelilingmu.

//Terjemahkan kata sesekali menjadi lebih dari sering, bila mungkin.//

*Molucca - Ketika matahari dan matahati terpaut menjadi satu*

Baca Selengkapnya...

Sabtu, 26 Desember 2015

A Beautiful Drawing

She writes a deep faithful words to me by refusing what she wants so much. It's truly not because she doesn't want it anymore. She is still yet and always does till the end of her time. But the meaning of what she wants is not more valuable than these togetherness. "Cause for her, if all the painful is to be felt together. So, all the happiness is to be felt together too." 

Rewrite of what I see..
Baca Selengkapnya...

Jumat, 22 Mei 2015

Harmony

Today's message we could take "Lebih Lebih lagi menghormati proses. Tidak kemudian lumpuh karena hasil akhir. Segala yang terlintas ketika mata terpejam ialah tentu baik. Namun yang tepat tetaplah apa yang dituliskanNya. Dia tahu hasil akhir yang tepat lebih dari apa yang mampu kamu bayangkan."

Nikmatilah proses. Karena tanpa kita sadari, tiap sepersekian detik yang Ia berikan, ialah lebih dari sekedar semilyar anugerah.

Backsound : Harmony.
Somewhere the voice of inside of me take me to, 22 Mei 2015 00:56.

Baca Selengkapnya...

Senin, 17 November 2014

Matahari Terbenam Di Hatimu

He might not masively give his bit of hand of clock this lately nor touch the instrument of the music to pour all of his impulsive note or tone into a sound such this clear. It's all about space and time. But, whatever he does, wherever he goes, it's all just no matter..
Wheter in Speak or Dumb, Speech or Speechless. It just Always Wins His Heart, That Is Music..

There Will A Time Where We'll Just Realize That We Have Run Through The Rainbow..
And Then The Sun Just Knee Deep in Your Heart..

Baca Selengkapnya...

Senin, 28 Juli 2014

Mengalah

Mereka yang memilih untuk mengalah bukan berarti mereka kalah, tetapi mereka mengerti apa yang sejatinya yang mereka menangkan, dengan mengalah..

Baca Selengkapnya...

Sabtu, 07 Desember 2013

Satu Tatap Tetap

Aku ingin merindukanMu, hingga rindu ini bertekuk lutut kepadaku..
Baca Selengkapnya...

Kamis, 15 November 2012

A Couple of Miracle Leaves

Terimakasih, Tuhan. 

Terimakasih. Engkau telah menciptakan sepasang dedaunan yang begitu dahsyat. Telinga Ibu, misalnya..

Terimakasih..
Baca Selengkapnya...