Kamis, 29 Maret 2018

Kau Tak Dapat Menenangkan Badai

Kau tak dapat menenangkan badai
Itu bukan kemampuan kita
Itu adalah irama Tuhan
Kamu hanya perlu berdoa
Kamu hanya perlu yakin
Kamu hanya perlu tahu waktu yang tepat untuk berlayar
Dan jikapun kamu berlayar dan terperangkap badai,
Kamu hanya perlu berdoa
Kamu hanya perlu yakin
Pelayaran itu memang untuk-Nya
Dan jikapun kamu mati ketika berlayar
Kamu mati dalam keadaan mengalimatkan nama-Nya di dalam dirimu.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 17 Februari 2018

Selamat Datang

Terimakasih.
Terimakasih untuk lembut dan hangat sambutan "Selamat Datang"mu.
Terimakasih..
Baca Selengkapnya...

Rabu, 14 Februari 2018

Menjadi Petarung Sepertimu

Aku ingin menjadi Petarung sepertimu, Tuan.

Terimakasih untuk telah, sedang dan akan terus menunjakkan kepada kami cara menghadapi luka dan bahagia dengan senyuman.

Engkau benar menjadi Pemenang Sejati tanpa perlu pengakuan.

terimakasih,
Terimakasih..
Baca Selengkapnya...

Senin, 08 Januari 2018

Menujumu MenujuMu

Tiap langkahku ialah jalan menujumu menujuMu..

Baca Selengkapnya...

Minggu, 08 Januari 2017

Ku MemintaMu Memintamu

Tuhan, jika dia ialah seseorang yang Engkau takdirkan menjadi Wanita Teranggun di dalam Catatan Takdirku,

Maka aku memintaMu,

Dekatkanlah, Mudahkanlah
Lingkup dan Lengkapilah dengan CintaMu..


Dan jika bukan dia,

Maka aku memintaMu,

Pisahkanlah kami dengan caraMu yang Paling Lembut..

Baca Selengkapnya...

Rabu, 11 Mei 2016

One And Only, Amazing Script Writer. Sure On Him.


حسبن الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير

Baca Selengkapnya...

Senin, 28 Maret 2016

Jingga

Jingga yang indah ialah ketika kamu berdoa dalam pelangi di dalam lapang penuh harap
Dan tak memaksa Tuhan untuk mengabulkan seperti apa yang kamu pinta
Kamu hanya tetap berdoa
Kamu yakin
Setiap perihal yang  menjadi takdir bagiNya di hari esok, takkan ada yang keliru

Kamu hanya tetap berdoa
Kamu yakin
Dia Ialah Pemilik jawaban terbaik untuk setiap doa yang diucapkan.
Baca Selengkapnya...

Menuju Sang Sempurna

 

Kau tak perlu menungguku berduka lalu kau terluka
Kau tak perlu menungguku bersuka lalu kau bercita
Cinta ialah setiap jengkal kegelisahan sekaligus ketabahan yang kau pertaruhkan dan pertautkan di atas bumi kesungguhan
Berlangit ketulusan
Lalu kau hidup di atasnya
Sekaligus di bawahnya
Dan hidup
Kau hidup
Kau hidup karena menghirup kesetiaannya yang mengudara di dalam angkasa yang maha puisi
Sungguh sejati
Meski kesejatian, tak pernah menunggumu berdiri lebih lama agar ia bermetamorfosa menuju Sang Sempurna.

*Pictured by Google.com
Baca Selengkapnya...

Jumat, 08 Januari 2016

Punyamu, Tetaplah Punyamu.

Punyamu, tetaplah punyamu. Namun, setidaknya, cobalah sesekali lihat sekelilingmu.

Seperti halnya kamu yang tak mampu hidup sendirian tanpa orang lain. Yang lain pun tak mampu hidup sendirian tanpa orang yang lainnnya lagi. Kemudian, bukanlah perihal yang tak mungkin bila orang lain bagi orang lain itu ialah kamu.

--
Tanpa disadari, ketika yang lain sedang mengeluarkan rupiah mereka mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk sekali makan di dalam sejuknya resto berbintang. Yang lainnya lagi tengah berjalan berjualan lima potong semangka untuk memperoleh sepuluh ribu rupiah di dalam derasnya sinar matahari.

~
Jika menemukan yang demikian, maka pintalah apa yang mereka jajai sesuai keikhlasanmu. Dengan cara yang seharusnya.
Mereka tidak sedang meminta.
Mereka lebih mulia, yang berjuang mempertahankan diri dari meminta-minta.
*tell to own self
~

Meskipun mungkin apa yang mereka jajai tidak penting bagimu, namun dipintanya olehmu atas apa yang mereka jajakan ialah begitu berarti bagi mereka.

Jika apa yang disuguhkan oleh mereka tak sanggup mencapai barisan kebutuhan-kebutuhanmu, setidaknya bawalah pulang kebahagiaan ke dalam rumahmu dengan menjadi saksi hidup atas kebahagiaan mereka membawa pulang lembaran-lembaran kebahagiaan ke dalam rumah mereka.

Jika apa yang ditawarkan oleh mereka tak mampu menjangkau deretan keinginan-keinginanmu, setidaknya bawalah pulang senyuman kedalam rumahmu dengan menjadi alasan atas senyuman mereka membawa pulang genggaman kemenangan ke dalam rumah mereka.
--

Punyamu, tetaplah punyamu. Namun, setidaknya, cobalah sesekali lihat sekelilingmu.

//Terjemahkan kata sesekali menjadi lebih dari sering, bila mungkin.//

*Molucca - Ketika matahari dan matahati terpaut menjadi satu*

Baca Selengkapnya...

Sabtu, 26 Desember 2015

A Beautiful Drawing

She writes a deep faithful words to me by refusing what she wants so much. It's truly not because she doesn't want it anymore. She is still yet and always does till the end of her time. But the meaning of what she wants is not more valuable than these togetherness. "Cause for her, if all the painful is to be felt together. So, all the happiness is to be felt together too." 

Rewrite of what I see..
Baca Selengkapnya...